Penyebab dan Gejala Lupus yang Diderita oleh Anak-Anak

Posted by Ganas003 on 18.01 in ,

Semua orang berpotensi mengidap penyakit lupus, termasuk anak-anak. Rentang umur anak-anak yang paling berisiko terkena penyakit lupus mulai dari 9 hingga 15 tahun. Faktor genetik adalah salah satu pemicu utama anak-anak mengidap penyakit lupus. Bagi Anda yang masih awam akan penyakit ini, berikut penjelasan singkat mengenai penyebab serta gejala lupus yang terjadi pada anak-anak.

Penyebab Penyakit Lupus pada Anak

Sampai saat ini belum diketahui pasti apa sebenarnya penyebab penyakit lupus. Namun, para ahli kesehatan telah menemukan beberapa faktor yang berkemungkinan besar memicu munculnya penyakit ini. Lupus yang menyerang anak-anak umumnya disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu faktor genetik dan juga faktor lingkungan sekitarnya.
Pertama, anak yang terlahir dari orang tua yang mengidap lupus, memiliki risiko sebanyak 5 persen untuk turut mengidap penyakit lupus. Kedua, lingkungan juga turut serta meningkatkan risiko penyakit lupus pada anak. Faktor lingkungan yang menjadi penyebab lupus seperti paparan langsung sinar ultra violet dan juga stres karena efek lingkungan dan orang di sekitarnya.  

Gejala Lupus yang Kerap Dialami oleh Anak-Anak

Mengenali gejala lupus sedini mungkin, dapat meningkatkan kualitas hidup penderitanya. Jangan sampai lupus terlambat dideteksi, sehingga membuat peluang hidup anak menjadi lebih kecil. Gejala penyakit lupus yang kerap muncul pada anak, terbilang hampir sama dengan gejalanya pada kebanyakan orang. Anda bisa mendeteksi lupus pada anak, lewat beberapa gejala berikut ini.
1.   Demam yang Tak Beraturan
Saat anak menderita lupus, maka gejala yang mungkin muncul adalah meningkatnya suhu tubuh. Dikarenakan gejalanya mirip demam biasa, maka banyak orang tua yang begitu ambil pusing dengan kondisi ini. Namun, ada satu hal yang membedakan demam lupus dengan demam biasa. Suhu tubuh saat menderita demam lupus akan naik dan turun, secara tak beraturan. 
2.   Ruam Kemerahan pada Wajah
Ruam kemerahan berbentuk sayap kupu-kupu merupakan salah satu gejala khas dari penyakit lupus. Dikarenakan bentuknya yang menyerupai sayap kupu-kupu, ruam ini disebut juga dengan butterfly-shaped rash. Ruam kemerahan ini muncul pada wajah, tepat di pipi dan batang hidung. Pemicu ruam ini salah satunya adalah paparan langsung sinar matahari. 
3.   Mulut dan Mata yang Kering
Penyakit lupus menyerang hampir semua organ dalam tubuh, termasuk kelenjar yang memproduksi cairan pada mata dan mulut. Akibat yang ditimbulkannya tentu saja adalah berkurangnya kadar saliva dan air mata. Alhasil, anak yang menderita penyakit lupus akan mengalami mata dan juga mulut yang kering.
Jangan biarkan kualitas hidup anak jadi berkurang, karena Anda terlambat mendeteksi penyakit lupus yang menyerangnya. Dengan mengenali gejala lupus sedari dini, maka Anda bisa mencegah terjadinya kerusakan yang lebih parah pada organ tubuh anak. Saat gejalanya muncul secara bersamaan, jangan tunggu lama untuk memeriksakan kondisi anak pada dokter.