Memangnya Salah Jika Pak Joko Widodo Dan Pak Prabowo Bersatu?

Posted by Ganas003 on 09.52 in

Membayangkan dua sosok Jokowi dan Prabowo bersatu sebetulnya bukan sesuatu yang mustahil. Jika mencoba menelisik ke belakang, Jokowi dan Prabowo bukanlah dua orang yang saling bermusuhan atau berselisih paham. Coba ingat lagi, ketika Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjadi Cagub dan Cawagub DKI Jakarta. Prabowo pun merupakan sosok dibelakang yang terbukti mendukung secara setia untuk memajukan laki-laki sederhanan asal kota Solo tersebut.


Namun, perselisihan paham dan pendapat antara mitra usang ini mencuat ketika Pilpres 2014 bung. Semenjak itu dua kubu yang pro terhadap idolanya masing-masing, saling serang, tebar informasi bahkan hingga tidak mengenal satu sama lain. Bisa saja bung juga mengalami fase ini bukan?


Dibalik perselihan paham dan pendapat antara Jokowi dan Prabowo yang mengakar hingga ke bawah. Rekonsiliasi dua kubu ini sebetulnya sanggup terjadi guna menatap Pilpres 2019 nanti. Apabila Jokowi dan Prabowo bersatu padu nampaknya perselihan bakal mereda dan tidak ada lagi tebar menebar hoax di sosial media, bahkan hingga unfriend dan unfollow antar teman. Ketika banyak yang menyampaikan hal ini sulit, ada beberapa fakta di mana dua sosok ini dekat baik dan tidak mungkin untuk tidak bersatu kembali.


Prabowo Mengusung Jokowi Menjadi Orang Nomor Satu di DKI


Membayangkan dua sosok Jokowi dan Prabowo bersatu sebetulnya bukan sesuatu yang tidak mungkin Memangnya Salah Kalau Pak Jokowi dan Pak Prabowo Bersatu?

Sumber : Joguno.com


Napak tilas kembali ke tahun 2012 ketika pemilihan orang satu di Jakarta digelar. Demi memajukan DKI Jakarta, Prabowo pun mengusung sosok yang terkenal kepimimpinannya lewat gaya blusukan. Jokowi merupakan sosok yang dikagumi oleh Prabowo. Menurut penuturannya sosok sederhana yang dicerminkan Jokowi menggugahnya terlebih lagi ia yakni orang yang bersih. Saking kepincutnya, Prabowo pun yang berusaha yakinkan Megawati bahwa Jokowi siap jadi pendukung PDI-P.


“Kalau itu memang benar. Itu saya undang Pak Jokowi ke Jakarta. Waktu itu kita memang mencari pemimpin yang higienis dan gres untuk mengatasi Jakarta. Kita mencicipi waktu itu di Jakarta menjadi kota yang gagal, macet, banjir. Harus ada taktik besar untuk mengatasi Jakarta,” kata Prabowo ibarat dikutip dari Majalah Detik edisi 122.


Sama-sama Berkoalisi Dari Partai yang Sama


Membayangkan dua sosok Jokowi dan Prabowo bersatu sebetulnya bukan sesuatu yang tidak mungkin Memangnya Salah Kalau Pak Jokowi dan Pak Prabowo Bersatu?

Sumber : IDNtimes.com


Satu hal yang memungkinkan kenapa Prabowo dan Jokowi sanggup bersatu yakni kedua pasangan ini sama-sama pernah didukung dari partai yang sama. Yakni PDI-P dan Gerindra, kedua partai ini mempunyai hubungan baik. Pecahnya terjadi sesudah pilgub yang digelar di tahun 2012 karena Prabowo dianggap sebagai sosok yang mendulang ketenaran dari hal yang tidak dikerjakan oleh PDI-P. Apalagi elektabilitas terkait namanya semakin naik yang ketika itu ingin mencalonkan sebagai Presiden. Namun, Prabowo membantah karena ia menyampaikan jikalau dirinya lah yang mengusung Jokowi sebagai calon gubernur di Jakarta.


Prabowo Pernah Meminta Orsap Partai Gerindra Untuk Mendukung Jokowi


Membayangkan dua sosok Jokowi dan Prabowo bersatu sebetulnya bukan sesuatu yang tidak mungkin Memangnya Salah Kalau Pak Jokowi dan Pak Prabowo Bersatu?

Sumber : Kaskus.co.id


Saking solidnya dengan Jokowi, Prabowo tidak hanya memaksimalkan dirinya saja guna mendukung Jokowi dikala itu yang sedang menjadi Calon Gubernur DKI Jakarta. Guna memaksimalkan dukungannya Prabowo hingga memintar oraganisasi sayapnya, yakni Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) untuk mendukung Jokowi. Seperti kata mantan anggota DPR, H. Asnawi Mardani yang menyatakan jikalau sumbangan diberikan alasannya yakni Jokowi merupakan orang yang sempurna untuk menjadi orang nomor satu di DKI berkat kejelian Prabowo melihat potensi.


Sempat Disandingkan Sebagai Presiden dan Wakil Presiden


Membayangkan dua sosok Jokowi dan Prabowo bersatu sebetulnya bukan sesuatu yang tidak mungkin Memangnya Salah Kalau Pak Jokowi dan Pak Prabowo Bersatu?

Sumber : Buletinindonesia.com


Prabowo memang menjadi sosok yang sangat obsesi untuk menjadi orang nomor satu di negri ini. Apalagi terlihat dari beberapa taktik dan manuver politik yang dilakukannya. Melihat kepopuleran Jokowi lewat kepemimpinannya di Jakarta dalam dua tahun, menciptakan PDI-P siap menyongsong namanya sebagai presiden.


Adapun spekulasi ketika itu yakni nama Jokowi dan Prabowo bakal disatukan guna menantap Indonesia lebih baik. Namun sedari awal Prabowo yang ingin menjadi presiden, ketika dicalonkan menjadi wakil presiden nampaknya tidak menciptakan melunak. Terlebih lagi di tahun 2009 Prabowo pernah dicalonkan bersama Megawati dari PDI-P sebagai cawapres dan wapres.


Nampaknya obsesi menjadi presiden yakni tujuan, justru sekali presiden tetap presiden sehingga duet maut Jokowi Prabowo pun tak pernah terjadi yang ada malah duel maut.


Akankah Terwujud atau Hanya Khayalan Belaka?


Membayangkan dua sosok Jokowi dan Prabowo bersatu sebetulnya bukan sesuatu yang tidak mungkin Memangnya Salah Kalau Pak Jokowi dan Pak Prabowo Bersatu?

Sumber : Monitor-indonesia.com


Ini bukan sekedar utopis ria yang dibayangkan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Terlebih, bagi masyarakat yang gelisah melihat perseteruan dua kubu, yang makin usang makin memuakkan dan dibutakan oleh fanatisme. Namun melihat kondisi dua sosok ini lewat napak tilas beberapa tahun ke belakang. Sebenarny ada kemungkinan untuk bersatu. Keuntungan yang didapat dari bersatunya Prabowo dan Jokowi yakni tidak ada lagi yang berantem secara vokal lewat sosial media. Yang menjadi persamalahnnya yakni siapa yang menyerah mau jadi presiden atau wakli presiden.