Aku Yang Pendiam, Suka Denganmu Pun Kulakukan Secara Diam-Diam

Posted by Ganas003 on 09.52 in

Sejuta kata dan rangkaian kalimat sudah disiapkan, dan selalu dilantunkan ketika melihatnya dari kejauhan. Tetapi pengecap terasa mati ketika ingin berbicara, meskipun orang sekeliling selalu memperlihatkan motivasi tanpa henti untuk menciptakan bung mengungkapkan isi di hati. Bung memang orang yang pendiam, bahkan di ruang lingkup pertamanan saja bung jarang berbicara.


Menurut penuturan seorang kawan, apabila bung berbicara itu merupakan tragedi langka. Apalagi berbicara dengan nona, tentu saja itu merupakan tragedi yang nampakknya tidak bakal terjadi di seumur hidupnya. Satu-satunya cara untuk menikmati geliat cinta di dalam dada yaitu melihat dari kejauhan secara rahasia tanpa ketahuan. Karena menyayangi seseorang mempunyai caranya tersendiri menyerupai yang bung lakukan kali ini.


Melihat Dari Kejauhan Sudah Menjadi Anugerah yang Diidamkan


Sejuta kata dan rangkaian kalimat sudah disiapkan Aku yang Pendiam, Suka Denganmu Pun Kulakukan Secara Diam-Diam


Cara menyayangi orang memang berbeda-beda, salah satunya yaitu menikmati nona dari kejauhan. Sembari memperlihatkan doa untuknya sekaligus memuja. Itu tidak kurang berilmu atau menyedihkan kok bung, anggap saja cara itu paling pas dan terbaik bagi dirimu dikala menyayangi lawan jenis.


Ketika terdapat istilah cinta tak harus memiliki, mungkin itu ungkapan yang cocok untuk bung sekarang. Yap, untuk kita yang kerap memuja dan menyayangi tanpa sanggup mempunyai bahkan untuk saling menyentuh untuk sekedar berjabat tangan saja.


Memberikan Kejutan Tanpa Ketahuan


Sejuta kata dan rangkaian kalimat sudah disiapkan Aku yang Pendiam, Suka Denganmu Pun Kulakukan Secara Diam-Diam


Sebagai seseorang yang pendiam, untuk menjadi seseorang yang vokal kemudian lebih ekspresif yaitu tidak gampang. Karena mengubah aksara bawaan semenjak lahir sangatlah sulit. Ingin memperlihatkan sesuatu namun takut ditolak, karena santunan dari bung mungkin saja kurang berkesan, jika ditolak dikala memperlihatkan itu jauh lebih menyakitkan.


Alhasil, memperlihatkan kejutan secara rahasia yaitu hal yang pantas bung lakukan. Dengan memperlihatkan seiikat bunga atau sekotak coklat lengkap tanpa nama namun dengan pesan. Sudah menjadi moment istimewa, apalagi bung melihat sendiri moment nona dikala menggenggam bung atau meraih coklat.


Merangkum Kesehariannya Lewat Tulisan Pribadi yang Berpuisi


Sejuta kata dan rangkaian kalimat sudah disiapkan Aku yang Pendiam, Suka Denganmu Pun Kulakukan Secara Diam-Diam


Orang yang pendiam biasanya menyimpan banyak diksi bahkan gurindam dua belas guna menggambarkan kesukaan terhadap seseorang atau betapa berharganya nona di mata kalian. Blog, didaulat menjadi media yang pas untuk menggambarkan karena sanggup tersiar secara umum ke banyak orang.


Meskipun bung yaitu orang yang pendiam, namun mempunyai rasa untuk mengembangkan aroma cinta yang dirasakan. Salah satu bentuk goresan pena yang bung unggah yaitu wacana keseharian dirinya yang bung saksikan. Bagaimana ia melangkah, memegang sendok menuju mulutnya atau dikala sedang berkaca. Hal kecil menyerupai itu saja sanggup menciptakan bung mengguggah selera sehingga sanggup menulis sekianratus kata dalam semalam sambil senyum simpul dibuatnya.


Mengirimkan Surat Cinta Tanpa Nama Hanya Untuk Meluapkan Sedikit Perasaan yang Ada


Sejuta kata dan rangkaian kalimat sudah disiapkan Aku yang Pendiam, Suka Denganmu Pun Kulakukan Secara Diam-Diam


Ketika ekspresi tak sanggup berbicara, biarkanlah kata yang memberikan rasa. Terkadang cara usang menyerupai mengirim surat cinta yaitu sesuatu yang klasik namun esensial. Memberikannya pun harus dilakukan secara misteri dan tersembunyi, menyerupai menyelipkan di tas atau menaruh di meja kantornya. Sambil harap-harap cemas apakah beliau membaca dengan seksama atau membuangnya secara percuma.


Mencoba Menyelami Dunianya Agar Terasa Satu Jiwa Dengannya


Sejuta kata dan rangkaian kalimat sudah disiapkan Aku yang Pendiam, Suka Denganmu Pun Kulakukan Secara Diam-Diam


Mengetahui hobinya, apa kesukaanya sekaligus apa yang menjadi minatnya tentu menjadi hal yang patut ditelusuri. Tak menampik, hal itu pun dilakukan dengan perjuangan yang besar, menyerupai mengorek wacana dirinya lewat orang lain atau mungkin lewat akun sosial media pribadinya. Bisa saja tergambarkan di zaman sekarang.


Mencoba menjalani apa yang nona lakukan serasa bung telah satu jiwa dengannya dan satu badan dengannya. Kelak, di dikala bung ada kesempatan langka yakni sanggup satu meja berdua dihadapkan dengan dua mata yang saling bersautan, bung sanggup berbicara soal pengalaman yang bung rasakan.


Tanpa perlu menyampaikan jika bung mencoba atau mencontoh menyerupai dirinya tetapi katakan seoalah bung mempunyai minat yang sama.